Manado | Bitung pos — Suasana haru menyelimuti peristiwa kebakaran yang menimpa sebuah gerobak jualan milik warga di Kelurahan Taas, Lingkungan VI, Kecamatan Tikala, Kamis pagi (16/04/2026).
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WITA tersebut dialami oleh seorang warga berinisial S.M. (56). Saat itu, S.M. sedang berada di dalam rumah ketika tiba-tiba terdengar suara letupan dari luar. Ketika keluar untuk memastikan, ia mendapati gerobak jualannya telah dilalap api, bahkan api mulai merambat ke bagian samping rumah.
Dalam kondisi panik, S.M. segera meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar kejadian tersebut langsung berdatangan dan bahu-membahu membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, sembari menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado.
Tak lama kemudian, sekitar pukul 08.30 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 08.45 WITA, sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya.
Di tengah situasi tersebut, kehadiran personel Polsek Tikala juga memberikan rasa aman bagi warga. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Tikala IPTU S.T., S.Pd., anggota segera mengamankan lokasi, membantu proses penanganan, serta melakukan pengumpulan keterangan terkait penyebab kejadian.
Dari hasil sementara, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api petasan jenis roman candle yang meledak di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp3.000.000 (tiga juta rupiah).
Kapolsek Tikala IPTU Stenly Tawalujan didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menyampaikan rasa empati kepada korban atas musibah yang terjadi. “Kami turut merasakan apa yang dialami ibu S.M. Semoga diberikan ketabahan. Kami juga sangat mengapresiasi kepedulian warga yang dengan cepat membantu, ini menunjukkan rasa kebersamaan yang masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian dan gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap musibah. Sof
Tags:
POLRESTA MANADI