Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
Memuat berita...
Iklan

Satgas Haji 2026 Ungkap Puluhan Kasus, Polisi Perketat Pengawasan Haji Ilegal

JAKARTA | BITUNG POS - Upaya penindakan terhadap praktik haji ilegal mulai menunjukkan hasil. Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026 yang dibentuk pertengahan April lalu mencatat puluhan laporan masyarakat terkait dugaan penipuan perjalanan ibadah haji.

Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, aparat mencatat sedikitnya 115 laporan yang masuk. Dari jumlah tersebut, 68 kasus masih dalam proses penanganan, sementara sisanya telah ditindaklanjuti melalui berbagai mekanisme, termasuk mediasi.

Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan ketat terhadap maraknya modus penipuan haji ilegal yang kerap merugikan calon jemaah. Berdasarkan hasil penelusuran, sejumlah pelaku diketahui beroperasi berulang kali dengan pola serupa, bahkan melibatkan jaringan yang terorganisir.

Selain penanganan di dalam negeri, aparat juga memperluas koordinasi hingga ke luar negeri. Kerja sama dilakukan dengan otoritas di Arab Saudi menyusul adanya kasus warga negara Indonesia yang tersandung persoalan hukum akibat dugaan penggunaan dokumen tidak sah untuk berhaji.

Peningkatan laporan masyarakat dinilai tidak lepas dari intensifikasi edukasi publik yang dilakukan pemerintah dan aparat penegak hukum. Sosialisasi mengenai ciri-ciri travel ilegal dan prosedur resmi haji disebut mulai meningkatkan kewaspadaan calon jemaah.

Meski sebagian kasus diselesaikan melalui pendekatan restoratif, aparat menegaskan bahwa proses hukum tetap menjadi opsi utama bagi pelaku yang tidak menunjukkan itikad baik atau terbukti melakukan pelanggaran berulang.

“Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku yang terus mengulangi perbuatannya,” ujar Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dalam keterangan di Mabes Polri, Jakarta.

Pemerintah juga memastikan perlindungan terhadap jemaah tidak hanya dilakukan di dalam negeri, tetapi juga selama berada di Tanah Suci. Koordinasi lintas kementerian dan perwakilan Indonesia di Arab Saudi terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi pelanggaran.

Ke depan, pengawasan terhadap penyelenggaraan haji dipastikan akan diperketat. Aparat berharap langkah ini dapat menekan praktik ilegal sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji secara resmi. Sof
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak

Iklan